simbiosis mutualisme

Rumah keduaku adalah sekolah, dimana setiap senin sampai jumat aku menghabiskan waktunya disana, dan bertemu banyak orang disana. Dari mulai, siswa, rekan – rekan guru SD dan juga TK, wakil kepala sekolah, kepala sekolah, pimpinan harian , wakil pimpinan harian, tata usaha, sekretaris, pramubakti sekolah, satpam, native speaker , driver transchool siswa, driver sekolah, pak joni abang bakso sekolah, ibu kantin, abang penjual burger, mba – mba penjual jagung manis, abang fotocopyan, Ibu penjual jus yang juga orang tua murid, orang tua murid dengan latar belakang usia dan profesi yang berbeda – beda, penjemput siswa yang biasanya macam – macam juga ‘jenis’nya ada oma, opa, mba – nya, tante -nya,tetangga – nya ( hadeeeh tetangga kok ikut – ikutan yeee ), sopir pribadi, om-nya, sampai tukang ojek langganan… mau ga mau aku banyak bertemu dengan orang dari berbagai kalangan dan profesi dan tentu saja juga memperhatikan orang – orang tersebut…

Wah ternyata sekolah banyak membuka lapangan pekerjaan juga ya? Tentuuuu ibarrat simbiosis mutualisme, semua mendukung proses kegiatan belajar yang intinya mengerucut pada satu hal : sesuai dengan pembukaan Undang – Undang Dasar 1945 , gaya bettt : ) … kami ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, yang ternyata walau secara de facto beban itu ada di pundak Guru, namun secara de jure, guru juga butuh variabel – variabel pendukung untuk membantu tugasnya… udeh kaya skripsi yee : )
1. Sebut saja, Kepala Sekolah, seorang Guru pasti butuh ‘pertolongan’ Kepala sekolah atau Kepalanya guru – guru ini, sebagai tempat bertanya, pemberi petunjuk serta pedoman agar Guru senantiasa berjalan di ‘rel’nya….
2. Pimpinan Harian / Wakilnya, walau secara ‘tidak langsung” bersentuhan dengan guru – guru, sejatinya beliau berdua juga ‘turut’ memikirkan nasib guru – guru. Apalagi Bapak Wakil Pimpinan harian disekolah kami juga berperan sebagai ‘Guru Agama’nya Guru – guru, yang senantiasa mengingatkan kami untuk terus meluruskan niat dan menjaga keikhlasan dalam mengajar.. terima Kasih Pak.. : )
3. Begitu juga dengan peran rekan – reka Guru sejawatnya, mutlak diperlukan, sebagai sarana sharing ilmu yang pastinya tiap Guru punya pengalaman – pengalaman yang berbeda dalam mengajar.
4. Tata usaha sekolah / sekretaris, juga punya peran penting lhooo, mereka adalah orang pertama yang membantu segala keperluan guru dari mulai surat menyurat, minta raport, buku, pulpen, sampe hal remeh temeh nitip fotocopyan soal..mereka ini ibarat manajernya guru… uhuyyy : 0
5. Tata usaha / keuangan nah ini juga nih yang banyak membantu tugas guru, coba bayangin kalau urusan keuangan juga harus Guru yang pegang kendali, kebayang deh ribetnya, megang uang qurban aj udah pusying tujuh keliling :0
6. Jangan lupakan peran pramubakti sekolah lohhh, kalau mereka ga ada, di jamin Guru – guru bakal kelimpungan membersihkan kelas, membereskan ‘kekacauan’ dikelas yang terjadi setelah proses pembelajaran, membetulkan peralatan yang ada di sekolah, bahkan Guru bisa ga jadi ngajar karena kelaperan ga ada yang bawain makanan, nah gaswat kan?
7. Lainhalnya peran driver transchool sekolah, wah penting banget tuh, mereka inilah yang mengantar dan membawa pulang murid – murid kita dengan selamat sampai tujuan sampai disekolah. Coba bayangkan kalau drivernya pada sakit semua, pasti sekolah juga jadi liburkan karena murid – muridnya ga masuk semua… hehe
8. Peran yang juga tak kalah penting yaitu peran para satpam sekolah yang senantiasa menjadi garda terdepan di pintu gerbang sekolah, wah jangan meremehkan mereka ya, kalau ga ada mereka bisa runyam mobil – mobil saling bertabrakan karena ga ada yang mengatur dan motor – motor Ibu / bapak Guru bisa ‘’raib” karena ga ada yang menjaga..mana kredit belom lunas lagi ckckckck…
9. Peran Pak Joni abang bakso disekolah kami juga sangat berjasa besar lhooo… coba kalau Pak Joni ga dagang sehari aje, pasti semua Guru and murid kelimpungan + kelaperan ga ada jajanan, juga betapa besar jasa Pak Joni ini yang sering diutangin sama guru – guru … tapi tetep nerima pesanan dari guru – guru dengan ikhlas walau bayarnya habis bulan.. pengalaman pribadi nicchh xixix : )..makanya bakso Pak Joni itu laris manis tanjung kimpul karena berkah banget suka bantuin Guru – guru,, maknyos dech pokoke…
10. Abang fotocpyan, nah ini yang dicari and ditungguin Guru – guru setiap pagi, pokoknya kalau dia sampai ga dateng cemas dechh, harus ditelponin saking pentingnya, soalnya fotocopyannya mau dipake ulangan pagi ini jam 8 pagi… berabe dechh kalo abang fotocopyan ini ga dateng … 😮
11. Tukang ojek langganan , jangan salah loh, peran mereka penting sekali dalam profesi kami. Karena mereka kami, jadi ga terlambat sampai sekolah, apalagi bilang “ngebut baaaaaaaang… “ dijamin sampai sekolah tepat waktu ga kena kartu merah si mesin amano heheh.. selain itu, mereka juga berjasa sebagai penjemput siswa / siswi kami. Contact phone number HP saya sampai penuh sama nomor – nomor tukang ojek langganan siswa – siswi kami. Jadi kalau telat jemput, tinggal sms, canggihkan : )
12. Siapa lagi yang belum kesebut disini.. ??

Sungguh jasa mereka sangat besar, tanpa bantuan mereka, tentulah kami seorang guru saja, takkan mampu mengemban tugas kami dengan maksimal… dan jasa mereka tak pernah disebut oleh sebuah lagu_ Pahlawan tanpa tanda jasa seperti lagu untuk Guru, tak pernah ada Hari yang memperingatinya_Hari Guru setiap 25 November, tak pernah ada tunjangan khusus untuk mereka_ sertifikasi dan lain lain, tak pernah dipikirkan kenaikan gajinya secara serius oleh pemerintah … tak terungkapkan oleh symbol atau apalah yang biasanya selalu melekat pada guru
Namun satu yang pasti tanpa keberadaan mereka, Guru sungguh bukan ‘apa – apa’…
Two thumbs up yukk buat mereka, Give applause dan ucapkan Terima Kasih kepada mereka…
Thank You… Bu Mia, Pak Sofwan, Pak Asep, Bu Fitri, Pak Ade, Bu Retno, Bu Yuni, Bu Erni, Mb maryam, Mb Ety, Pak Thoif, Pak Naya, Pak Imam, Pak Wahyu, Pak Romadhon, Pak Maulana, Pak Maman, Pak Tedja, Pak Madong, Pak Irvan, Pak Ridwan, Pak Sobur, Om Jerry, Pak Isro, Pak Joni, Mas – mas adam fotocopyan yang namanya ga pernah kita ketahui, Pak Sigit, Pak Raymond dan lain sebagainya… terima kasih… terima kasih banyak..

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s