Monthly Archives: Juni 2012

puisi perpisahan

Wow dapet pesenan nih…. Pesenan apa? Pesenan untuk membuat puisi…
Subhanallah… jadi terharu..hehehe.. akhirnya eksis juga di dunia kepenulisan dan mendapat respon dan tanggapan positif dari masyarakat.. alahgubraggg :p
Tapi berat juga ya..memikulnya… puisi perpisahan untuk seorang pimpinan harian yang aku “kurang” begitu mengenalnya. Kenapa aku “kurang” begitu mengenalnya ?? karena interaksi Beliau memang lebih banyak dengan para pimpinan sekolah, sedangkan interaksi dengan guru – guru walaupun sering mondar – mondar memang jarang sekali terlibat.
Begitulah, pada akhirnya aku harus siap menerima amanah ini dengan baik.
Walau belum ada ide puisi seperti apa yang akan dibuat, teteup semangat !
Biasanya pencarian ide itu datangnya di pagi hari setelah shalat subuh..
Nah ini memang waktu – waktu terbaik. Mengapa ?
Ya karena suasananya sangat tenang, apalagi hari minggu kebanyakan orang sangat malas untuk beranjak dari tempat tidur, kembali lelap dengan istirahatnya.
Nah biasanya ide ini juga muncul ketika shalat.. hmmm boleh ga ya.. saya juga kurang tahu pasti tapi banyak ide – ide yang muncul berterbangan ketika saya shalat.
Nah selanjutnya gimana nih kok dari tadi cerita terus kapan buat puisinya.. ?
Nah ini dia kurangnya data membuat saya jadi bingung..
Akhirnya saya minta bantuan bu ghina untuk sedikit menceritakan profil Pak Sofwan. Bu ghina ini yang kalau cerita tentang Pak Sofwan sampai nangis – nangis karena kebaikan yang pernah dilakukan Pak Sofwan. Memang apa saja sih yang telah diperbuat oleh Beliau ?
Salah satu teladan yang sangat kental tentang beliau adalah mengenai kejujuran.
Pak Sofwan adalah salah satu contoh pemimpin yang sangat menomorsatukan kejujuran. Dalam laporan keuangan, Beliau tidak mau ada satupun uang yang tidak jelas. Semua perhitungan harus transparan dan jelas. Makanya kami sangat salut dengan sifat Beliau ini yang secara tidak langsung Beliau mengajari kami dengan contoh dan tindakan riil. Bukan sekedar retorika. Kejujuran lebih mulia. Tidak banyak kata namun dengan tindakan langsung.
Ada satu lagi yang membuat bu Ghina menangis sejadi – jadinya ketika rapat karena menceritakan kebaikan Pak Sofwan. Beliau adalah orang yang paling berjasa bagi kami Guru – guru ajib. Karena perjuangan Beliaulah kami guru – guru sekarang mendapat berbagai fasilitas lebih yang tidak didapat oleh afilial lain di ajib. Seperti tunjangan pensiun, tunjangan transportasi dan tunjangan kesehatan.
Profil pimpinan seperti inilah yang akan dirindukan oleh kami guru – guru ajib.
Gurunya para guru
Sebutan ini mungkin yang pantas kami sandangkan untuk Bapak
Tanpa banyak kata Bapak telah mengajarkan banyak hal
Keteladanan yang Bapak contohkan adalah ilmu bagi kami
Kejujuran sifat mulia Bapak yang akan selalu kami ikuti
Empati bapak adalah wujud kasih sayang Bapak terhadap Kami
Perjuangan Bapak terhadap Kami bagaimanakah Kami membalasnya ?
Tak terasa tujuh tahun sudah pengabdian Bapak
Setelah lama merenda hari mengusung mimpi
Berat terasa kami lepaskan
Selamat tinggal cerita indah
Perpisahan bukanlah kehilangan
Hanya batas tipis antara kisah dan kenangan
Maafkan segala kekhilafan kami Pak
Tersenyumlah untuk kami setiap hari
Doakan kami anak – anak murid semua
Agar kami dapat menelurusi jejak langkahmu
Bapak .. kau akan selalu bersinar disanubari kami
Selamat jalan Pak

*bait 1 – 8 karangan saya
Selanjutnya copas puisi orang dengan penyesuaian disana – sini .. makasih om googling 🙂

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized