Monthly Archives: Juli 2012

dari 165

demi matahari dan sinarnya dipagi hari
demi bulan apabila ia mengiringi
demi siang hari bila menampakkkan dirinya
demi malam apabila ia menutupi
demi langit beserta seluruh binaannya
demi bumi serta yang ada dihamparannya
demi jiwa dan seluruh penyempurnaannya
Allah mengilhamkan sukma kefasikan dan ketakwaan
beruntung bagi yang mensucikannya
merugi bagi yang mengotorinya

QS 91 : 1 – 10
2 hari yang lalu saya berkesempatan, atas izin Allah SWT mengikuti training ESQ selama 3 hari.
Training yang diadakan khusus untuk guru – guru ini, free alias gratis, padahal klo mau ikut training aslinya, kelas eksekutif atau regular agak mahal. Makanya kesempatan yang luar biasa Allah SWT berikan ini, sangat saya syukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya.
Sebelumnya, saya sudah pernah dengar banyak teman – teman yang menceritakan ‘dasyat’nya pelatihan ini. “ Bawa tisu deh yang banyak, bakal nangis bombay nanti disana “, begitu pengalaman sebagian teman – temanku.
Memang kalau belum merasakan langsung, pasti ga bakal percaya dengan cerita atau omongan dari orang lain. Apalagi ini spiritual journey. Ibarat makan duren, semua orang tahu rasa duren itu enak, tapi apakah kita bisa menceritakan rasa enaknya duren itu seperti apa? Begitu juga dengan sensasi yang saya rasakan ketika ikut pelatihan ini. Sungguh Dasyatttt ! Luar biasaaaaaa ! Allah Akbar ..!!!
Tapi saya tidak bisa menceritakan bagaimana dasyatnya, bagaimana luar biasanya. Teman – teman harus merasakan sendiri penagalamanya. Dan pasti tiap orang punya sensasi yang berbeda.. tergantung….
Wah tergantung apa tuh? Tergantung bagaimana ia memaknai inti dari pelatihan tersebut, tergantung bagaimana ia memaknai setiap jengkal imuNya yang ditransfer oleh trainer, tergantung juga bagaimana pikiran dan hatinya mau terbuka oleh hidayah dan kebaikan… wah dalem nihhh
Terus kalau ga bisa diceritain, sekarang lagi ngapain dong? Nulis blog itu juga kan cerita.. hehe ini bukan cerita lohh..kalau ini cerita saya yang ingin berbagi ‘sedikit’ ilmu dari pelatihan ESQ .. karena banyak sekali ilmu yang berserakan yang sayang kalau dibuang begitu saja. Apalagi kalau Cuma untuk diri sendiri, mubazirkan ? maka dari itu, izinkan saya ya.. Bismillahirrahmanirrahim.. Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Perjalanan inner journey kali ini bermula dari hal – hal yang bersifat ilmiah, sangat bisa dijangkau oleh logika manusia. Makanya, ini kelebihan ilmu ESQ, bisa menerjemahkannya secara ilmiah melalui ilmu dan teknologi. Perjalanan kita kali ini dimulai dari gambaran luasnya alam semesta ini. Dimulai dari titik kecil kita sebagai manusia, mengecil lagi menjadi titik bumi kita dimana kita berpijak, mengecil lagi menjadi matahari yang luasnya 1,3 juta kali bumi, mengecil lagi ( yang ternyata ) benda – benda “seperti” matahari itu banyak, jadi matahari dan kawan – kawannya yang ternyata jumlah kawan – kawannya ada 200 milyarr ( Subhanallah ) mengecil lagi menjadi intinya matahari, intinya matahari mengecil lagi menjadi galaksi, nah galaksi kita itu namanya galaksi bimasakti, yang ternyata juga punya banyak kawan yang seperti sudah sering kenal ada galaksi Andromeda dan lain – lain.
Bisa dibayangkan kita ada dimana? Jauuuuuuh sekali, keciiiiiiiiiiiiiiiiiiiil sekali, sama sekali tidak terlihat. Perjalanan kita kali ini ga perlu jauh – jauh harus ke NASA, cukup dimenara 165 kita sudah bisa merasakan bahwa kita ini sebagai manusia yang penuh dosa, ga ada apa – apanya dibandingkan ciptaanNya .. Ya Malikul Mulk .. Yang Maha Penguasa Kerajaan ( Semesta ).. dari sini kita bisa ‘mulai’ memahami, mulai bermuhasabah.. masih bisa sombong ? masih bisa ujub? Hanya karena jabatan? Harta? Prestasi ? Astagfirullah al adzim wa atubu ilaihi ( 1 )

Baru hari pertama, materi pertama, dada ini sudah terasa sesak, air mata sudah mengalir deras.. Sesungguhnya hanya Allahlah sang pemilik hati .. Yaa Fattaah.. Yang Maha Membuka Rahmat ….Ya Nuur… Yang Maha Bercahaya ( Menerangi, Memberi cahaya )…Ya ‘Aliim …Yang Maha Mengetahui ( Memiliki Ilmu )
Materi kedua, kami diajak muhasabah kembali.. saya sudah seringkali ikut muhasabah diberbagai tempat. Apa yang membedakan muhasabah kali ini dengan muhasabah yang biasa saya ikuti? Biasanya, muhasabah yang saya ikuti, kalau sudah menjurus ke ibu dan ayah paling berhenti ke pelajaran pokok dari birrulwalidain, dimana kita WAJIB berbakti kepada orangtua kita. Kasih orang tua sepanjang hayat, bagaimanalah kita membalasnya ? itu muhasabah ‘biasa’ yang walaupun ‘biasa’ sudah membuat kita sebagai peserta biasanya nangis kejer ( baca : nangis banget ) saking ingetnya sama dosa – dosa yang sudah dilakukan ke ayah ibu kita.
Nah, kalau ESQ lebih tinggi lagi tingkatannya. Disana kita di’buka’ lagi pikirannya tidak “hanya” berhenti sampai birrulwalidain thok. Lebih lanjut lagi kepada, siapa yang memberikan kasih sayang kepada ibunda? Siapa yang memberi cinta ke ayahanda ? inilah sifat Ar Rahman dan Ar Rahim .. Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang.. jadi kenapa jauh kepada Sang Pemilik Kasih Sayang ? kenapa kita tidak mengingatNya ?.. Astaghfirullah al adzim wa atubu ilaihi ( 2 )
Hari kedua ESQ, sebenarnya adalah hari yang ceria, walau teteuppp..pagi – pagi dikuras lagi nih air mata.. hari kedua adalah hari dimana kita bisa ketawa – ketiwi .. semua berawal dari survey tim ESQ kepada kami. Apa tujuan anda bekerja sebagai guru ? wah harus jujur nih, ternyata ( memang ) hasil survey menyatakan.. motivasi pertama guru – guru bekerja adalah U A N G, anak, jabatan, prestise, kesehatan, dan terakhir …. Wanita.. ckckck.
Demikian, kami dipaparkan kepada realita hidup yang sebenarnya. Walau dengan parodi yang sungguh menggelitik dan kami tertawa terbahak – bahak menikmatinya. Itulah ‘wajah’ keseharian kami sesungguhnya sebagai manusia. Dimana kami kebanyakan menjadikan harta, tahta dan wanita sebagai ‘tuhan’ kami. Padahal apakah semua itu akan memberikan kebahagiaan sejati kepada kita? Teman – teman pasti tahu sendiri jawabannya…
Puncak parodi yang membuat perut kami sakit karena kebanyakan tertawa ini, tentu tidak sampai disitu saja. Ada yang membuat dada kami kembali sesak. Dimana tawa berganti menjadi airmata ketika kami seperti diingatkan lagi dengan kisah Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail yang berujung pada pengorbanan sejati yaitu cinta tertinggi kepada Allah SWT.. Subhanallah.. rasanya masih jauuuuuh.. jauhhh sekali dibanding kami yang masih sibuk memikirkan uang, uang, dan uang… sibuk menimbun harta, harta, harta… Astaghfirullah al adzim wa atubu ilaihi ( 3 )
Puncak acara ESQ adalah dimana kami semakin mengokohkan syahadat kami. Kombinasi 165 dikupas tuntas dihari terakhir ini. Dimana 5 adalah character building yang harus dicapai, 6 yang diambil dari rukun iman dan terakhir adalah 1 yaitu karakter ihsan yang menjadi tujuan utama.
Suara hati manusia pasti akan balik lagi kepada Sang penciptaNya. Kembali ke titik nol sebagaimana sebelum manusia dilahirkan, ingat perjanjian dengan RabbNya..

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Yogya…i’m comiiiiing

Asyiknya dapat liburan gratis 3 hari ke Yogya…wow
Hampir 10 tahun yang lalu, saya pernah menginjakkan kaki di Yogya, tepatnya ketika masih kelas 3 SMU. Sejak saat itu terpesona dengan keindahan kota Yogya dan berniat kuliah disana. Sempet daftar UGM di spmb tapi keterimanya di UNJ yahhh apa daya.. jadi ga pernah ke Yogya lagi dalam kurun waktu 10 tahun tersebut.
Akhirnya kesempatan untuk mengunjungi kota Yogya kesampaian juga kali ini apalagi gratis..wow. Sebenarnya ada banyak planning saat di kota Yogya, salah satunya penasaran banget ama yang namanya kampus UGM dan kota Sleman tempat band favoritku bermarkas,,,#sheilagank gitu lochhh hehe. Tapi lagi –lagi apa daya namanya juga gratisan jadi harus ikut peraturan, yaitu harus ikutin kunjungan yang sudah dijadwalkan oleh travelnya yang sama sekali ga cantumin ugm and sleman sebagai tujuan wisata,, naseb-naseeb : (
Kunjungan ke Yogyakarta untuk yang keduakalinya “cukup” mampir ketempat yang sama. Antara lain ke tempat pembuatan perak, ke keraton , malioboro dan pastinya kemana lagi kalau bukan ke 7 keajabaian dunia ( eh masih ga sih? Jadi 7 keajaiban ?? hehe ). Ya, tempat – tempat tersebut selalu menjadi kunjungan ‘wajib’ para wisatawan lokal maupun mancanegara…kenapa ya?hmmm
Padahal di Yogya ada banyak tempat – tempat yang bagus dan indah. Seperti Kaliurang yang seharusnya jadi salah satu tempat yang kita kunjungi tapi karena keterbatasan waktu ga jadi hikss padahal penasaran.
3 hari 3 malam plus perjalanan, memang seprtinya tidak cukup untuk mengitari pelosok kota Yogya yang elok. Kurang malah, belum semua dikunjungi, belum semua dimasuki, dan belum semua kuliner dijajaki. Pokoknya serba belum dech.
Memang kota Yogya itu terkenal dengan kota surga belanja. Apalgi kalau sudah sampai di malioboro. Wah harus kuat – kuat menjaga dompet dechh. Saking kalapnya belanja dipasar beringharjo bisa sampe hampir ketinggalan bus seperti pengalamanku berikut ini. Sampai di Yoga kira pukul setengah tiga guidenya bilang kita kumpul jam 5 ya? Dalam hati sebentar amat ? mana puas coba? Tanpa pikir panjang kami, aku dan taman-teman langsung tancap gas jalan ke malioboro.
Tujuan utama kami ke pasar beringharjo yaitu memburu baju batik. Maklumlah seragam batik kan sekarang jadi seragam andalan setiap jumat. Makanya kami sudah niatkan untuk membeli seragam batik supaya tiap jumat ga bosen pake seragam yang itu – itu lagi ala pgc pastinya xixixi.
Sampai dipasar, ada banyak pilihan, variasi corak , muter – muter akhirnya ketemu seragam batik 30 ribuan hehe lumayan tuh kalo di pgc bisa 50 sampe 60ribuan wkwkwkk. Setelah sibuk memilih tawar sana – sini kami memutari pasar untuk membeli keperluan lain yaitu oleh – oleh untuk keluarga. Baru beberapa saat kami baru ‘ngeh’ kalau waktu sudah menunjukkan pukul 5, ah sudah tenang aj masih molor paling begitu kira – kira, kami membatin. Perjalanan pulang melewati sepanjang malioboro, hampir setiap 5 menit kami berhenti, beli baju buat ponakanlah, beli kaos dagadu kw 5 lah, tas laptop batik lah , banyak sampai menyita waktu padahal kami masih ada tujuan lain yaitu ke mall malioboro untuk membeli kaos dagadu aseli.
Sampai di mall masih sibuk memlilih kaos yang cocok telpon bordering, jam menunjukkan pukul 6 wahhh. Kami sudah ditunggu ! orang orang sudah berkumpul. Walahh paniknya bukan main, mana belum sempet milih kaos yang cocok, akhirnya dengan terburu – buru memilih dan tergesa – gesa membayar kami langsung turun dari mall mencari becak agar lebih cepat sampai.
Celakanya, naik becakpun harus muter jalan karena jalannya Cuma satu arah dan telpon kami terus bordering – dering , alamakakkk gimana inih? Karena mepet dan sudah buntu mau gimana lagi akhiranya saya dan teman- teman dengan membawa kantong plastic hasil buruan kami yang sejubel harus lari kencang karena takut tertinggal bus… hasilnya ?? nih kaki ga tahu lagi gimana rasanya, jantung berdetak kencang sking shocknya..hiks. Sampai juga di bus… dan ga bakal ditinggal juga dech kayanya heheheh 

Itu baru sekelumit cerita di Yogya yang entah kenapa berlanjut ke wahana – wahana lain dimana kami sering banget jadi yang terakhir masuk bus. Ckckckck nyusahin orang aje nichhh ceritanya. Di Borobodor juga begitu, kami sibuk berfoto – foto, sibuk nawar topi yang ga mau turun harganya dari 25 ribu sampai ketinggalan rombongan masuk. Sampai di candi memang luar biasa, panasnya poll, setelah puas foto – foto dan dapet foto bareng bule xixixi :p kami turun ke bawah. Dan belanja lagi.. ya amplopp…
Ada kisah lucu saat kami sibuk berburu belanja di Borobudur. Tadinya kami hanya menemani bu ghina yang akan mencari celana untuk anaknya, tapi memang dasar perempuan yang gatel tangannya ga bisa ngeliat barang bagus, pupus juga pertahanan kami yang tadinya ga mau belanja malah belanja lebih banyak dari bu ghina. Hahaha. Rok batik yang saya beli di pasar beringharjo ternyata disini Cuma 25 ribu, glekglek apes banget dachh. Lucunya bu ghina beli celana batik 50ribu dapet 3. Setalah kami berjalan pulang melewati toko lain, ada yang menawari celana yang sama tp 50 rb dapet 6 walalahhh apes lagi kite, malah semakin ke ujung tawarin harga semakin miring 50 rb dapet 7 wakakakak, pelajaran berharga dalam berbelanja nichhh hehehe ;p
Hasilnya ? kami ketinggalan naik bus lagi # geleng2 untung ga diturunin dijalan hehe :0
Oh ya ada cerita unik yang bikin kami happy luar biasa selama di Yogya.. apakah gerangan ? hehe yaitu kami secara tak sengaja mendapat keberuntungan mendiami kamir VIP selama 2 malam..cihuyyyy.. kok bisa sih? Satu lantai sama pimpinan harian dan wakilnya…asoyyyy dechh… cerita ini bermula dari kamar kami nomor 29 dan 30 yang sudah terisi. Entah kenapa jatah kamar kami di nomor tersebut sudah ada yang menempati yaitu anak – anak kost yang sudah lama menetap disana.

Sudah sedih – sedih ga dapet kamar akhirnya emang dasar nasib baik, ganti kamar kami malah dapet yang lebih baik, dengan fasilitas tempat tidur luas, kamar luas, air dikamar mandi menyala, TV ga semut yang akhirnya bisa nonton bola dengan nikmat. Banyak teman – teman kami di nomor 31 yang TVnya ‘grenyek’ ga ada gambar dan air kamar mandi ga nyala sampai numpang mandi dikamar mandi kami. Alhamdulillah Ya Allah …
Akhirnya senin pagi kami sampai di sekolah dengan selamat, Alhamdulilalh Wa Syukurillah.. safely home.. Thank You Allah atas segala nikmatMu..
Yogya tunggu aku lagi ya….

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized