Tag Archives: pendidikan

dari 165

demi matahari dan sinarnya dipagi hari
demi bulan apabila ia mengiringi
demi siang hari bila menampakkkan dirinya
demi malam apabila ia menutupi
demi langit beserta seluruh binaannya
demi bumi serta yang ada dihamparannya
demi jiwa dan seluruh penyempurnaannya
Allah mengilhamkan sukma kefasikan dan ketakwaan
beruntung bagi yang mensucikannya
merugi bagi yang mengotorinya

QS 91 : 1 – 10
2 hari yang lalu saya berkesempatan, atas izin Allah SWT mengikuti training ESQ selama 3 hari.
Training yang diadakan khusus untuk guru – guru ini, free alias gratis, padahal klo mau ikut training aslinya, kelas eksekutif atau regular agak mahal. Makanya kesempatan yang luar biasa Allah SWT berikan ini, sangat saya syukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya.
Sebelumnya, saya sudah pernah dengar banyak teman – teman yang menceritakan ‘dasyat’nya pelatihan ini. “ Bawa tisu deh yang banyak, bakal nangis bombay nanti disana “, begitu pengalaman sebagian teman – temanku.
Memang kalau belum merasakan langsung, pasti ga bakal percaya dengan cerita atau omongan dari orang lain. Apalagi ini spiritual journey. Ibarat makan duren, semua orang tahu rasa duren itu enak, tapi apakah kita bisa menceritakan rasa enaknya duren itu seperti apa? Begitu juga dengan sensasi yang saya rasakan ketika ikut pelatihan ini. Sungguh Dasyatttt ! Luar biasaaaaaa ! Allah Akbar ..!!!
Tapi saya tidak bisa menceritakan bagaimana dasyatnya, bagaimana luar biasanya. Teman – teman harus merasakan sendiri penagalamanya. Dan pasti tiap orang punya sensasi yang berbeda.. tergantung….
Wah tergantung apa tuh? Tergantung bagaimana ia memaknai inti dari pelatihan tersebut, tergantung bagaimana ia memaknai setiap jengkal imuNya yang ditransfer oleh trainer, tergantung juga bagaimana pikiran dan hatinya mau terbuka oleh hidayah dan kebaikan… wah dalem nihhh
Terus kalau ga bisa diceritain, sekarang lagi ngapain dong? Nulis blog itu juga kan cerita.. hehe ini bukan cerita lohh..kalau ini cerita saya yang ingin berbagi ‘sedikit’ ilmu dari pelatihan ESQ .. karena banyak sekali ilmu yang berserakan yang sayang kalau dibuang begitu saja. Apalagi kalau Cuma untuk diri sendiri, mubazirkan ? maka dari itu, izinkan saya ya.. Bismillahirrahmanirrahim.. Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Perjalanan inner journey kali ini bermula dari hal – hal yang bersifat ilmiah, sangat bisa dijangkau oleh logika manusia. Makanya, ini kelebihan ilmu ESQ, bisa menerjemahkannya secara ilmiah melalui ilmu dan teknologi. Perjalanan kita kali ini dimulai dari gambaran luasnya alam semesta ini. Dimulai dari titik kecil kita sebagai manusia, mengecil lagi menjadi titik bumi kita dimana kita berpijak, mengecil lagi menjadi matahari yang luasnya 1,3 juta kali bumi, mengecil lagi ( yang ternyata ) benda – benda “seperti” matahari itu banyak, jadi matahari dan kawan – kawannya yang ternyata jumlah kawan – kawannya ada 200 milyarr ( Subhanallah ) mengecil lagi menjadi intinya matahari, intinya matahari mengecil lagi menjadi galaksi, nah galaksi kita itu namanya galaksi bimasakti, yang ternyata juga punya banyak kawan yang seperti sudah sering kenal ada galaksi Andromeda dan lain – lain.
Bisa dibayangkan kita ada dimana? Jauuuuuuh sekali, keciiiiiiiiiiiiiiiiiiiil sekali, sama sekali tidak terlihat. Perjalanan kita kali ini ga perlu jauh – jauh harus ke NASA, cukup dimenara 165 kita sudah bisa merasakan bahwa kita ini sebagai manusia yang penuh dosa, ga ada apa – apanya dibandingkan ciptaanNya .. Ya Malikul Mulk .. Yang Maha Penguasa Kerajaan ( Semesta ).. dari sini kita bisa ‘mulai’ memahami, mulai bermuhasabah.. masih bisa sombong ? masih bisa ujub? Hanya karena jabatan? Harta? Prestasi ? Astagfirullah al adzim wa atubu ilaihi ( 1 )

Baru hari pertama, materi pertama, dada ini sudah terasa sesak, air mata sudah mengalir deras.. Sesungguhnya hanya Allahlah sang pemilik hati .. Yaa Fattaah.. Yang Maha Membuka Rahmat ….Ya Nuur… Yang Maha Bercahaya ( Menerangi, Memberi cahaya )…Ya ‘Aliim …Yang Maha Mengetahui ( Memiliki Ilmu )
Materi kedua, kami diajak muhasabah kembali.. saya sudah seringkali ikut muhasabah diberbagai tempat. Apa yang membedakan muhasabah kali ini dengan muhasabah yang biasa saya ikuti? Biasanya, muhasabah yang saya ikuti, kalau sudah menjurus ke ibu dan ayah paling berhenti ke pelajaran pokok dari birrulwalidain, dimana kita WAJIB berbakti kepada orangtua kita. Kasih orang tua sepanjang hayat, bagaimanalah kita membalasnya ? itu muhasabah ‘biasa’ yang walaupun ‘biasa’ sudah membuat kita sebagai peserta biasanya nangis kejer ( baca : nangis banget ) saking ingetnya sama dosa – dosa yang sudah dilakukan ke ayah ibu kita.
Nah, kalau ESQ lebih tinggi lagi tingkatannya. Disana kita di’buka’ lagi pikirannya tidak “hanya” berhenti sampai birrulwalidain thok. Lebih lanjut lagi kepada, siapa yang memberikan kasih sayang kepada ibunda? Siapa yang memberi cinta ke ayahanda ? inilah sifat Ar Rahman dan Ar Rahim .. Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyayang.. jadi kenapa jauh kepada Sang Pemilik Kasih Sayang ? kenapa kita tidak mengingatNya ?.. Astaghfirullah al adzim wa atubu ilaihi ( 2 )
Hari kedua ESQ, sebenarnya adalah hari yang ceria, walau teteuppp..pagi – pagi dikuras lagi nih air mata.. hari kedua adalah hari dimana kita bisa ketawa – ketiwi .. semua berawal dari survey tim ESQ kepada kami. Apa tujuan anda bekerja sebagai guru ? wah harus jujur nih, ternyata ( memang ) hasil survey menyatakan.. motivasi pertama guru – guru bekerja adalah U A N G, anak, jabatan, prestise, kesehatan, dan terakhir …. Wanita.. ckckck.
Demikian, kami dipaparkan kepada realita hidup yang sebenarnya. Walau dengan parodi yang sungguh menggelitik dan kami tertawa terbahak – bahak menikmatinya. Itulah ‘wajah’ keseharian kami sesungguhnya sebagai manusia. Dimana kami kebanyakan menjadikan harta, tahta dan wanita sebagai ‘tuhan’ kami. Padahal apakah semua itu akan memberikan kebahagiaan sejati kepada kita? Teman – teman pasti tahu sendiri jawabannya…
Puncak parodi yang membuat perut kami sakit karena kebanyakan tertawa ini, tentu tidak sampai disitu saja. Ada yang membuat dada kami kembali sesak. Dimana tawa berganti menjadi airmata ketika kami seperti diingatkan lagi dengan kisah Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail yang berujung pada pengorbanan sejati yaitu cinta tertinggi kepada Allah SWT.. Subhanallah.. rasanya masih jauuuuuh.. jauhhh sekali dibanding kami yang masih sibuk memikirkan uang, uang, dan uang… sibuk menimbun harta, harta, harta… Astaghfirullah al adzim wa atubu ilaihi ( 3 )
Puncak acara ESQ adalah dimana kami semakin mengokohkan syahadat kami. Kombinasi 165 dikupas tuntas dihari terakhir ini. Dimana 5 adalah character building yang harus dicapai, 6 yang diambil dari rukun iman dan terakhir adalah 1 yaitu karakter ihsan yang menjadi tujuan utama.
Suara hati manusia pasti akan balik lagi kepada Sang penciptaNya. Kembali ke titik nol sebagaimana sebelum manusia dilahirkan, ingat perjanjian dengan RabbNya..

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

SIAPA YANG TAK PERNAH KALAH ???

Kemarin seru banget bisa teriak – teriak lepas ditengah lapangan sekolah
Haahhhh ? kok teriak – teriak ?
Teriak disini bukan sembarang teriak loch tapi teriak menyemangati anak – anak yang sedang bertanding futsal ditengah lapangan.
Setiap hari selasa jam pertama adalah jam pelajaran olahraga. Anak – anak bergembira hari ini,karena katanya akan ada pertandingan dengan kelas dua. Beberapa anak secara khusus membawa sepatu bola lengkap dengan kaos kaki panjangnya.
Sebenarnya aku sebagai Guru tidak terlalu memperhatikan pertandingan ini, karena ini bukan pertandingan class meeting ‘yang bergengsi ‘ tapi cuma pertandingan dadakan karena Pak Sugi Guru olahraga kelas dua sedang ikut sertifikasi sehingga jam pelajaran olahraga kelas 1 dan 2 digabung.
Setelah mengantarkan anak – anak kelapangan, aku kembali lagi ke kelas karena ada setumpuk kerjaan yang menanti untuk dikoreksi. 30 menit setelah pelajaran olaharaga berlangsung, aku kembali lagi ke lapangan untuk mengecek anak – anak.
Ternyata hasil pertandingan sedang genting – gentingnya. Kelas kami ketinggalan 4 gol tanpa lawan. Waduhhh, saya sebagai Guru langsung ‘sibuk’ teriak – teriak menyemangati anak – anak dilapangan. Namun, karena lawannya kelas 2 yang secara fisik badannya sudah lebih besar, apalagi tehnik permainannnya juga sudah lebih matang. Kelas kami terus tertinggal sampai 7 gol tanpa balas. Hahahah walau begitu teriakan semangat tanpa henti kutujukan untuk murid – muridku.
Sempat ada accident dilapangan, Falah sang penjaga gawang kepalanya terbentur bola, tepat dikeningnya. Namun karena spirit pertandingan, Falah mendapat sugesti dari Guru olahraga, Pak Abi untuk tidak boleh menangis dan tetap menjaga gawang walau air matanya sudah hampir meleleh. Heheh :0
Akhirnya usaha kami berbuah juga, Bintang sesuai namanya memang jadi bintang dilapangan hijau dengan menyumbangkan 2 gol. Dan Dipta sahabat sejatinya juga menyumbangkan 2 gol sehingga kelas kami walaupun kalah, tapi kalah yang bergengsi karena memberikan juga sedikit perlawanan.
Pertandingan berakhir dengan skor 13 – 4.
Hehehe walau kalah telak , anak – anak kami ajarkan untuk berlaku sportif menyalami kakak kelas dan bertos ria bareng setelah pertandingan.
Walau ada yang menggerutu, karena kekalahan, sejatinya anak – anak banyak belajar di pertandingan kali ini. Dikelas aku kembali menssugesti anak – anak bahwa kalah menang dalam pertandingan adalah hal yang wajar. Kalau kita kalah berarti kita ada kesempatan untuk terus belajar.
Kadang sebagai orang dewasapun banyak yang tidak bisa menerima teori “ kalah “ dalam hidupnya .
Baik itu kalah dalam pertandingan untuk memenangkan sebuah perlombaan demi sebuah piala, sertifikat bahkan hadiah yang menarik. Ataupun kalah dalam arti yang “sesungguhnya”. Gagal dalam kehidupan, karir, usaha, pendidikan, dan lain sebagainya.
Terkadang orang beranggapan kalah itu jelek, buruk, tidak baik. Kekalahan dianggap sebagai harga mati dari sebuah kegagalan.
Padahal, Siapa disini yang tak pernah mengalami kekalahan dalam hidupnya ?
Bahkan seorang Rasulullah SAW pernah mengalamai kekalahan. Yaitu saat terjadinya perang uhud. Ketika pasukan pemanah melanggar perintah Nabi SAW pada peperangan Uhud dengan meninggalkan posnya di atas gunung, lalu turut berebut rampasan. Pasukan kaum muslimin akhirnya terpukul mundur, dikucar-kacirkan oleh musuh sampai kalah.
Peristiwa ini menjadi satu pelajaran bagi kaum muslimin untuk menyadarkan kaum muslimin dan merupakan bentuk teguran dari Allah SWT. Sehingga benar-benar menjadi orang yang ikhlas, bersih dari cacat dosa. Kalau lulus ujian itu, jelaslah bahwa dia adalah orang yang bersih dan suci, sebagaimana halnya emas, baru dapat diketahui keasliannya sesudah diasah, dibakar dan diuji dengan air keras. *****http://annajahsolo.wordpress.com/2012/02/24/hikmah-sebuah-kekalahan/
Lalu, Siapa yang gak kenal sama bos nya Microsoft ? Dia adalah William Henry Gates atau kita mengenalnya Bill Gates. Gates adalah salah satu pengusaha yang revolusioner dalam dunia komputer pribadi. Kehebatannya sudah tidak diragukan lagi. Orang-orang sangat megaguminya karena apa yang ia lakukan. Diabalik usahanya yang super sukses dan menjadikannya manusia terkaya di dunia,
Siapa bilang Gates tidak pernah mengalami kekalahan ? Gates pernah gagal dan memberi kesempatan kepada dirinya untuk meyakini kegagalan sebagai bagian proses untuk mendesain rencana-rencana yang lebih baru, lebih segar, lebih fokus dan lebih memberi manfaat. ***** http://ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2012/04/17/memberi-kunci-sukses-bill-gates/
Bahkan seorang Thomas Alva Edison pun dulu adalah orang yang kalah. Ketika Ia berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya pun membaca kertas tersebut yang berisi, “Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.” Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ”anak saya Tommy, bukan anak bodoh. Saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia. ”Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju. Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius?***** http://fariz.grafisia.com/misc/7-orang-sukses-berawal-dari-kegagalan/
Jadi, masih takut kalah? Masih takut gagal ?
Kalah ?
Siapa takut !!!

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Erlangga mengajakku “ lebih dekat dengan alam “

* tulisan ini dikirim untuk lomba menulis guru yang diselenggarakan oleh erlangga

Semua murid pasti punya mata pelajaran favorit, begitupun dengan guru. Kami menyebutnya mata pengajaran favorit. Nah ini dia, mata pengajaran favoritku selama mengajar dikelas satu. Yaitu Pendidikan Lingkungan Hidup atau biasa disingkat PLH . Dengan panduan buku terbitan erlangga, memudahkanku dalam mengajar.
Di pelajaran ini memang lebih banyak praktek ketimbang teori, ini yang menjadikannya semakin menarik. Mengajarkan anak untuk lebih dekat dengan alam, menarik minat siswa – siswiku. Walau pelajaran ini ‘hanyalah’ pelajaran muatan lokal dengan durasi satu jam mata pelajaran perminggu, tidak menjadikan PLH dipandang sebelah mata, justru sebagian besar muridku sangat menyukainya. Hmmm benarkah ?
Menyiram tanaman adalah praktik yang paling disukai anak – anak. Dilakukan di pagi hari, anak – anak dengan sukarela menyiram tanaman disekitar taman sekolah dengan riang gembira. Membawa ceret penyiram tanaman yang sebenarnya ‘lumayan’ berat bagi siswa kelas satu, tapi karena diselingi dengan adegan ciprat – ciprat air bersama teman – teman, tentu saja jadi kegiatan yang sangat mengasyikkan.
Bab 1 buku erlangga, mengajak anak – anak memiliki pola hidup bersih dan sehat. Tentu saja agar siswa – siswi kami memiliki sikap awareness terhadap lingkungan sekitarnya terutama kelas mereka, praktek kerja bakti harus dilaksanakan setiap hari, bahkan setiap menit harus terus diingatkan. Untuk memotivasi anak – anak terbiasa merapihkan barang – barangnya, kami menciptakan lagu “ clean up – clean up, everybody please clean up, clean – clean up put your things away !“. Jadi setiap kami menyanyikan lagu ini, siswa –siswi kami secara spontan langsung merapihkan barang dilokernya, membuang sampah yang berserakan dilantai, memperbaiki posisi meja yang miring dan lain sebagainya. Alhamdulillah… 
Lingkungan biotik dan abiotik dikenalkan di bab 2 buku PLH karya erlangga. Dalam materi ini siswa – siswiku selain diajak mengenal jenis – jenis lingkungan biotik juga diajak membedakan jenis – jenis sampah. Kami juga melaksanakan kegiatan praktik berupa memanfaatkan koran bekas lalu dibuat menjadi piring. Walau kegiatan praktik ini terbilang sulit yaitu dengan memblender koran sampai seperti bubur, didiamkan seharian baru bisa dibentuk piring lalau dijemur. Begitulah kami mengajarkan bahwa belajar adalah sebuah proses.
Kegiatan selanjutnya diBab 3 buku PLH lebih menarik, dengan tema aku dan tanamanku, anak – anak diajarkan menanam bunga di pot bunga. Dari mulai memberi pupuk, mengaduk / menggemburkan tanah, menanamnya, menyiramnya dengan air dan merawatnya sampai ia tumbuh besar. Biasanya ketertarikan anak – anak menanam bunga bertahan satu sampai dua minggu saja, selanjutnya tugas guru yang mengingatkan bahwa tanaman itu harus dirawat, hingga tanaman tersebut tumbuh indah mengitari taman sekolah.
Bencana alam ( Bab 4 ) juga merupakan salah satu tema favoritku dalam mengajar. Karena sifatnya baru berupa pengenalan terhadap macam – macam bencana, biasanya kami mengisinya dengan kegiatan nonton film bareng. Film yang diputar berupa potongan film pendek yang diambil dari you tube. Kegiatan nonton film pasti jadi kegiatan yang selalu membuat antusiasme siswa meningkat. Dengan menonton film bencana tsunami di Aceh, rasa solidaridatas dan tolerasi siswa juga bisa kita gali disini, jadi bukan sekedar nonton film saja loh.
Untuk tema bencana alam ini, kami juga pernah mengundang tim dari luar sekolah untuk membantu kami mengenalkan cara bersiap siaga menangani gempa. Tim ACT ( Aksi Cepat Tanggap ) mengadakan simulasi bila gempa benar – benar terjadi disekolah. Dengan dibunyikannya sirine tiga kali itu pertanda ada gempa, yang berarti siswa – siswi harus menyelamatkan diri dengan berkumpul dilapangan terbuka.
Ada lagu khusus yang jadi jargon kami dalam mengajarkan materi tentang gempa ini. Lagu yang diajarkan tim ACT ini sangat memudahkan siswa – siswa kami. Dengan mengingatnya melalui sebuah lagu, anak – anak jadi mudah menghafalnya apalagi lagu ini juga diiringi dengan gerakan sebagai pelengkap. Seperti ini contoh lagunya yang dinyanyikan seperti nada lagu dua mata saya.
Kalau ada gempa, lindungi kepala
Kalau ada gempa, ngumpet dikolong meja
Kalau ada gempa, jauhi dari kaca
Kalau ada gempa, lari kelapangan terbuka
Toret – toret jreng
Di bab terakhir buku Pendidikan Lingkungan Hidup penerbit Erlangga kelas satu, anak – anak diminta membuat hasil karya dari barang bekas. Peralatan yang dibutuhkan mudah saja, hanya perlu membawa satu botol air mineral bekas. Dan peralatan pendukung yang disediakan dari sekolah.
Anak – anak sangat antusias membuat hasil karya berupa boneka – bonekaan sapi. Walaupun berasal dari bahan daur ulang, tentu saja hasilnya tak kalah menarik dengan boneka sungguhan. Makanya siswa – siswiku sangat senang dengan hasil karya ini. Tak sabar untuk segera membawa pulang kerumah untuk diperlihatkan ke orangtua, kakak atau adiknya.
Karena materi dibab ini adalah materi yang terakhir, anak – anak tidak bisa langsung membawa hasil karya mereka begitu saja. Pameran kelas diakhir tahun pelajaran nanti, akan memamerkan seluruh hasil karya siswa. Hasil karya ini akan diperjualbelikan, orangtualah yang akan membeli hasil karya anak – anaknya. Uang yang terkumpul akan disumbangkan kembali kepada yang membutuhkan.
Begitulah cerita singkat mengenai pengajaran favoritku, bagaimana denganmu? Yuk sharing bersama…

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

simbiosis mutualisme

Rumah keduaku adalah sekolah, dimana setiap senin sampai jumat aku menghabiskan waktunya disana, dan bertemu banyak orang disana. Dari mulai, siswa, rekan – rekan guru SD dan juga TK, wakil kepala sekolah, kepala sekolah, pimpinan harian , wakil pimpinan harian, tata usaha, sekretaris, pramubakti sekolah, satpam, native speaker , driver transchool siswa, driver sekolah, pak joni abang bakso sekolah, ibu kantin, abang penjual burger, mba – mba penjual jagung manis, abang fotocopyan, Ibu penjual jus yang juga orang tua murid, orang tua murid dengan latar belakang usia dan profesi yang berbeda – beda, penjemput siswa yang biasanya macam – macam juga ‘jenis’nya ada oma, opa, mba – nya, tante -nya,tetangga – nya ( hadeeeh tetangga kok ikut – ikutan yeee ), sopir pribadi, om-nya, sampai tukang ojek langganan… mau ga mau aku banyak bertemu dengan orang dari berbagai kalangan dan profesi dan tentu saja juga memperhatikan orang – orang tersebut…

Wah ternyata sekolah banyak membuka lapangan pekerjaan juga ya? Tentuuuu ibarrat simbiosis mutualisme, semua mendukung proses kegiatan belajar yang intinya mengerucut pada satu hal : sesuai dengan pembukaan Undang – Undang Dasar 1945 , gaya bettt : ) … kami ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, yang ternyata walau secara de facto beban itu ada di pundak Guru, namun secara de jure, guru juga butuh variabel – variabel pendukung untuk membantu tugasnya… udeh kaya skripsi yee : )
1. Sebut saja, Kepala Sekolah, seorang Guru pasti butuh ‘pertolongan’ Kepala sekolah atau Kepalanya guru – guru ini, sebagai tempat bertanya, pemberi petunjuk serta pedoman agar Guru senantiasa berjalan di ‘rel’nya….
2. Pimpinan Harian / Wakilnya, walau secara ‘tidak langsung” bersentuhan dengan guru – guru, sejatinya beliau berdua juga ‘turut’ memikirkan nasib guru – guru. Apalagi Bapak Wakil Pimpinan harian disekolah kami juga berperan sebagai ‘Guru Agama’nya Guru – guru, yang senantiasa mengingatkan kami untuk terus meluruskan niat dan menjaga keikhlasan dalam mengajar.. terima Kasih Pak.. : )
3. Begitu juga dengan peran rekan – reka Guru sejawatnya, mutlak diperlukan, sebagai sarana sharing ilmu yang pastinya tiap Guru punya pengalaman – pengalaman yang berbeda dalam mengajar.
4. Tata usaha sekolah / sekretaris, juga punya peran penting lhooo, mereka adalah orang pertama yang membantu segala keperluan guru dari mulai surat menyurat, minta raport, buku, pulpen, sampe hal remeh temeh nitip fotocopyan soal..mereka ini ibarat manajernya guru… uhuyyy : 0
5. Tata usaha / keuangan nah ini juga nih yang banyak membantu tugas guru, coba bayangin kalau urusan keuangan juga harus Guru yang pegang kendali, kebayang deh ribetnya, megang uang qurban aj udah pusying tujuh keliling :0
6. Jangan lupakan peran pramubakti sekolah lohhh, kalau mereka ga ada, di jamin Guru – guru bakal kelimpungan membersihkan kelas, membereskan ‘kekacauan’ dikelas yang terjadi setelah proses pembelajaran, membetulkan peralatan yang ada di sekolah, bahkan Guru bisa ga jadi ngajar karena kelaperan ga ada yang bawain makanan, nah gaswat kan?
7. Lainhalnya peran driver transchool sekolah, wah penting banget tuh, mereka inilah yang mengantar dan membawa pulang murid – murid kita dengan selamat sampai tujuan sampai disekolah. Coba bayangkan kalau drivernya pada sakit semua, pasti sekolah juga jadi liburkan karena murid – muridnya ga masuk semua… hehe
8. Peran yang juga tak kalah penting yaitu peran para satpam sekolah yang senantiasa menjadi garda terdepan di pintu gerbang sekolah, wah jangan meremehkan mereka ya, kalau ga ada mereka bisa runyam mobil – mobil saling bertabrakan karena ga ada yang mengatur dan motor – motor Ibu / bapak Guru bisa ‘’raib” karena ga ada yang menjaga..mana kredit belom lunas lagi ckckckck…
9. Peran Pak Joni abang bakso disekolah kami juga sangat berjasa besar lhooo… coba kalau Pak Joni ga dagang sehari aje, pasti semua Guru and murid kelimpungan + kelaperan ga ada jajanan, juga betapa besar jasa Pak Joni ini yang sering diutangin sama guru – guru … tapi tetep nerima pesanan dari guru – guru dengan ikhlas walau bayarnya habis bulan.. pengalaman pribadi nicchh xixix : )..makanya bakso Pak Joni itu laris manis tanjung kimpul karena berkah banget suka bantuin Guru – guru,, maknyos dech pokoke…
10. Abang fotocpyan, nah ini yang dicari and ditungguin Guru – guru setiap pagi, pokoknya kalau dia sampai ga dateng cemas dechh, harus ditelponin saking pentingnya, soalnya fotocopyannya mau dipake ulangan pagi ini jam 8 pagi… berabe dechh kalo abang fotocopyan ini ga dateng … 😮
11. Tukang ojek langganan , jangan salah loh, peran mereka penting sekali dalam profesi kami. Karena mereka kami, jadi ga terlambat sampai sekolah, apalagi bilang “ngebut baaaaaaaang… “ dijamin sampai sekolah tepat waktu ga kena kartu merah si mesin amano heheh.. selain itu, mereka juga berjasa sebagai penjemput siswa / siswi kami. Contact phone number HP saya sampai penuh sama nomor – nomor tukang ojek langganan siswa – siswi kami. Jadi kalau telat jemput, tinggal sms, canggihkan : )
12. Siapa lagi yang belum kesebut disini.. ??

Sungguh jasa mereka sangat besar, tanpa bantuan mereka, tentulah kami seorang guru saja, takkan mampu mengemban tugas kami dengan maksimal… dan jasa mereka tak pernah disebut oleh sebuah lagu_ Pahlawan tanpa tanda jasa seperti lagu untuk Guru, tak pernah ada Hari yang memperingatinya_Hari Guru setiap 25 November, tak pernah ada tunjangan khusus untuk mereka_ sertifikasi dan lain lain, tak pernah dipikirkan kenaikan gajinya secara serius oleh pemerintah … tak terungkapkan oleh symbol atau apalah yang biasanya selalu melekat pada guru
Namun satu yang pasti tanpa keberadaan mereka, Guru sungguh bukan ‘apa – apa’…
Two thumbs up yukk buat mereka, Give applause dan ucapkan Terima Kasih kepada mereka…
Thank You… Bu Mia, Pak Sofwan, Pak Asep, Bu Fitri, Pak Ade, Bu Retno, Bu Yuni, Bu Erni, Mb maryam, Mb Ety, Pak Thoif, Pak Naya, Pak Imam, Pak Wahyu, Pak Romadhon, Pak Maulana, Pak Maman, Pak Tedja, Pak Madong, Pak Irvan, Pak Ridwan, Pak Sobur, Om Jerry, Pak Isro, Pak Joni, Mas – mas adam fotocopyan yang namanya ga pernah kita ketahui, Pak Sigit, Pak Raymond dan lain sebagainya… terima kasih… terima kasih banyak..

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Bisakah kami yang muda – muda ini mencontoh beliau….

Siang tadi jam pelajaran dipercepat kepulangannya 10 menit. Wah tumben – tumbenan nih.. memang ada apa sih? Ya. Karena guru – guru mau pergi menjenguk rekan sekaligus Ibu kami disekolah yang sedang sakit pasca operasi sinusnya. Jadi beramai – ramailah, Ibu dan Bapak guru konvoi sebagian naik motor dan juga mobil menuju rumah sakit.
Memang siapa guru yang begitu spesial ini? Sampai kepulangan sekolah harus dipercepat 10 menit ? ini dia yang membedakannya dengan guru lain. Guru senior kita ini memang tiada duanya di ajib. Miss Y , begitu saja kita menyapanya. Jam terbang yang sudah 20 tahun lebih mengarungi ajib, siapa yang bisa memandangnya sebelah mata.
Saya sendiri merasa punya hubungan “special” dan kedekatan emosional dengan ibu kita yang satu ini. Suatu sore saat hari – hari ujian, semua guru sibuk melaksanakan tugasnya mengoreksi hasil UAS secara berjamaah. Hari semakin sore, ada yang sudah meyeleseikan tugasnya segera beranjak pulang, ada juga yang masih ‘betah’ berkutat dengan hasil ujian anak – anak. Saya dan miss Y, masih berkutat dengan pekerjaan yang sama. Satu persatu guru lain beranjak pulang hingga saya tinggal berdua saja dengan Belaiu.
Karena saya guru kelas 1, tugas saya mengisi raport pertama, cukup menyita waktu dan perhatiannya saya. Karena pengisiannya membutuhkan konsentrasi lebih yaitu menyangkut dokumen penting siswa seperti menulis biodata dan lain sebagainya. Miss Y berkata, tenang saja bu, kita bareng, saya juga masih banyak yang harus dinilai. Jadilah saya berdua hari itu lembur bersama Beliau sampai malam. Sungguh saya terharu dengan sebentuk perhatian beliau.
Jadi ketika Beliau butuh bantuan, pasti saya tak segan – segan ‘harus’ jadi orang pertama yang sigap membantu Belaiu. Suatu saat, saya melihat Beliau mengerjakan analisis soal ulangan yang harus menggunakan excel dengan mata bersipit – sipit dan lama sekali mengerjakannya. Padahal kalau saya paling Cuma 10 menit, hehe #somse dechh … melihat keadaan yang demikian, dalam hati, inilah kesempatan saya membalas kebaikan Beliau kemarin, jadi saya membantu Beliau meng- analisis hasil ulangan. Dan teman – teman tahu apa yang terjadi ? Beliau “membalas” sedikit pertolongan saya itu dengan mentraktir mie ayam…..woww kalah lagi deh saya  niatnya mau membalas kebaikan, ternyata Beliau lebih dulu yang membalas kebaikan…Subhanallah
Ibu kita yang satu ini terkenal sekali dengan sikap kedisiplinannya, wanita perkasa yang pernah ku kenal.. rumahnya paling jauh, tapi selalu datang paling pagi.. sepenglihatanku miss Y ini ga pernah ga masuk alias ga pernah bolos kerja atau izin sakit.. pernah ga masuk 10 hari dalam rangka urusan sertifikasi,- yang memang wajib,- selebihnya Beliau, walau dalam keadaan sakit, meriang, ga enak badan, diare bahkan ketika ia terjatuh dari tangga, beliau tetap masuk ke sekolah meskipun dengan kondisi yang tidak memungkinkan yaitu jalannya terpincang – pincang di USAHAKAN sekali untuk hadir,… mengapa? Karena guru di nilai karena kehadirannya.. kedatangannya untuk mengajarlah yang dinilai begitu berharga, bandingkan dengan pekerjaan lain, missal….. blom ketemu…yang cocok hehe
Selain disiplin, miss Y ini sangat terkenal dengan ketegasannya.. jangankan anak –anak, orangtua-pun sepertinya segan dengannya.. mungkin karena karisma juga karena ke-seniorannya.
Kelas Beliau terkenal paling rapih, bersih, pokoknya the best class lah. Beliau selalu membiasakan disiplin sejak kecil, begitu bel tanda masuk berbunyi anak –anak langsung tertib berbaris dengan teratur tanpa perlu diteriaki terlebih dahulu.. resepnya apa ya kira – kira ?:0, bahkan katanya jangankan anak –anak, buku – buku saja, sampe baris begitu Beliau datang,heheheh 
Soal mengerjakan tugas, jangan ditanya.. siapa yang paling cepat dan perfect,, bisa dipastikan seluruh tangan menunjuk beliau.. dalam pengumpulan tugas missal rpp, silabus yang paling pertama ngumpulin pasti miss Y, acung jempol dehhh, kami yang muda – muda ini merasa malu dengan semangat kerja Beliau yang begitu berdedikasi tinggi.
Bahkan untuk urusan remeh temeh, seperti buku absent siswa, aku pernah mengeceknya..luarr biasaaa!. … Persentase harian-pun sudah dihitung lengkap dengan tanda tangan padahal ga ada kolom tandan tangan, inisiatif buatan miss Y sendiri, ckckckck
Dalam kepanitiaan kegiatan sekolah, miss Y acap kali selalu ditunjuk sebagai ketua, sepak terjangnya jangan ditanya… pulang sampai malam akan dijabaninya kalau pekerjaan yang dilakukannya belum selesei, tanggung jawabnya terhadap amanah yang diberikan kepadanya pasti tak akan pernah disia-siakan begitu saja.
Salut sekali untuk miss Y, bisakah kami yang muda – muda ini mencontoh beliau….
Itu baru sekelumit kisah miss Y di sekolah, lalu bagaimana dengan kegiatan Beliau dirumahnya bersama keluarganya?
Ternyata…. Setelah mengajar beliau harus menjalankan setumpuk tugas sebagai seorang ibu dari kedua putranya. Dan harus bangun pagi keesokan paginya pukul 4 pagi karena harus memasak dan harus segera berangkat pukul 5 pagi agar tidak terlambat sampai sekolah.
Beliau adalah seorang Ibu yang tidak pernah mengeluh, seingatku miss Y tidak pernah bercerita mengenai masalah keluarganya.
Hari ini, kami menjenguk Beliau yang sedang terbaring lemah tak berdaya di atas tempat tidur.
Sebenarnya sudah seminggu ini, miss Y berwajah pucat, hilang semangat dan terus mengeluh migrainnya kambuh, sakit kepala yang teramat sakit. Tapi karena kesibukan jelang pembagian raport pra blp, keluhan beliau lewat begitu saja ditelan kesibukan, itu karena begitu amanahnya beliau terhadap pekerjaannya. Beliau juga, tetap semangat menyeleseikan raportnya dan turut hadir saat pembagian raport dengan wajah yang begitu pucat. Dan benar, hari senin kami mendengar kabar bahwa, beliau akan segera dioperasi.
Ketika kami datang kerumah sakit, dengan hidungnya memakai masker, kami hanya bisa menatap mata beliau yang tampak berkaca – kaca terharu dengan kedatangan kami. Adab menjenguk orang sakit, selain kita bermusahabah bahwa bisa jadi, esok – esok mungkin kita yang akan terbaring sakit_syukur nikmat sehat tentu saja juga mendoakan si sakit agar Allah SWT segera mengangkat penyakitnya.
Mulailah pak mohtari, guru agama kami, mendoakan

الشَّافِيْ،لاَشِفَاءَإِلاَّشِفَاؤُكَ،شِفَاءًلاَيُغَادِرُسَقَمًا
“Ya Allah, Rabb Pemelihara manusia, hilangkanlah penyakit ini dan
sembuhkanlah, Engkau-lah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan
melainkan hanya kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan
sedikit pun penyakit

Yang membuat saya terharu sekaligus menangis, ketika berpamitan pulang, kami satu persatu bersalaman dengan beliau. Kebetulan saya bersalaman paling akhir, dibelakang bu ghina yang merupakan sahabat baik beliau. Lama sekali Beliau bersalaman dengan bu ghina, sampai keduanya bercucuran air mata. Tibalah giliran saya bersalaman langsung dengan Beliau, yang membuat air mata saya ikut tumpah adalah ketika Beliau mengatakan minta maaf dan mengucapkan terima kasih karena saya suka membantu beliau menganalisis soal. Sungguh hanya itu yang bisa saya bantu dan saya tak menyangka Beliau begitu mengingat pertolongan kecil saya itu….
Syafakillah miss Y, semoga lekas pulih…. Amien Ya Robbalalamin
*kisah ini ditulis bukan sengaja dibuat – buat atau dilebih – lebihkan, tapi truly depply from bottom of my heart dan merupakan kejadian nyata yang dialami penulis…
Ohya ada tim editornya loh yaitu guru bahasa Indonesia kita, siapa lagi kalau bukan Bu Ghina yang cantiq 

2 Komentar

Filed under Uncategorized

I N I S I A T I F

I N I S I A T I F
Pagi yang penuh semangat ini diawali dengan sarapan pembuka dari guru yang berjudul I N I S I A T I F hmphh kenapa pagi – pagi sudah ngomongin inisiatif… begini ceritanya
Saat pembacaan / tadarus di pagi hari, dua anak ‘ribut’ bertengkar mengenai posisi duduk di karpet. Mereka saling kekeuh, saling nyuruh, saling ‘ngomel’ untuk menggeser posisi duduk ketempat yang kosong. Keduanya saling ‘ngotot’, tidak mau menggeser posisi duduk, padahal disebelahnya tempat duduk masih lega dibanding tempat duduk mereka sekarang yang harus berdempet – dempet, sesak – sesakan dipinggir karpet.
Mulailah bu guru menceritakan tentang kata I N I S I A T I F yang mayoritas anak kelas 1 SD, belum paham betul makna dan arti kata tersebut.
Anak – anak tahu kata I N I S I A T I F ? Kebanyakan mereka menggeleng. I N I S I A T I F itu pelopor….. pelopor apa ya bu?… begini contohnya.. ketika anak – anak sedang bersepeda ria di sore hari, tiba – tiba ditengah jalan raya yang biasa dilalui kendaraan mobil atau motor, anak – anak melihat sebuah paku yang cukup besar.
Paku itu kalau mengenai kendaraan mengakibatkan ban kendaraan jadi kempes, bisa mecelekai pengemudinya, mencelakai pejalan kaki dan lain sebagainya. Nah …… orang yang I N I S I A T I F itu, adalah orang yang mengambil paku tersebut dijalan dan membuangnya ke tempat sampah. Sehingga orang yang akan melewati jalan raya akan aman bebas hambatan, dengan begitu kita berarti sudah menjadi ‘pahlawan’ yang menyelamatkan banyak orang.
Siapa disini yang mau jadi pahlawan? Semuanya tunjuk tangan. Jadi kalo ada tempat duduk yang sudah penuh, kenapa tidak kita yang I N I S I A T I F pindah tanpa menunggu orang lain untuk pindah. Sama halnya ketika ada paku dijalan raya tadi, kalo kita hanya pasif menunggu tukang sampah yang akan membersihkan paku, bagaimana jadinya kalau ada kendaraan yang lewat sebelum paku itu dibersihkan?
Jadi I N I S I A T I F itu bersegera, tidak menunggu orang lain, tidak menunggu disuruh oleh bu guru, kita sendiri yang spontan melakukan kebaikan untuk sesama. Mulai hari ini, siapa yang bisa jadi “pahlawan”, melakukan I N I S I A T I F akan Ibu beri dua bintang. Anak – anak begitu mendengar kata bintang langsung semangat, dengan mata yang berbinar – binar. Wah berarti ini belum inisiatif ya? Baru sebatas karena bintang saja. Tapi beginilah menerapkan pembiasaan pada anak – anak. Agar mereka terbiasa melakukan hal – hal yang baik, berulang – ulang sejak kecil.
Laporan perkembangan medali bintang karena I N I S I A T I F ini terus berlanjut, ada Hafizh yang hari ini punya I N I S I A T I F mengambilkan bola temannya yang tersangkut. Ada Farel yang ber I N I S I A T I F, mengingatkan temannya yang belum merapihkan baju olahraga. Ada endra yang I N I S I A T I F, mengembalikan kunciran rambut teman perempuannya yang terjatuh. Ada bintang yang I N I S I A T I F menolong farel yang kaos kakinya tersangkut di gantungan tas.
Tapiiii, banyak juga yang mengaku – aku telah melakukan I N I S I A T I F, bu tadi aku sudah begini loh.. begitu loh hmphhh susye juge yeee klo begini xixixi 
Ohya mulai agak serius, ketika kami mengajarkan I N I S I A T I F sedini mungkin kepada anak – anak kami, paradoksnya kami melihat I N I S I A T I F ini begitu jarang ‘terlihat’ dalam dunia nyata yang fana ini # helehh… Dalam dunia maya bagaimana ayo?xixixi. Begitulah orang zaman sekarang, mulai jarang ber I N I S I A T I F. dijalan – jalan , busway, mall jarang sekali ada orang yang dengan I N I S I A T I F tinggi dengan tulus menolong orang lain. Mungkin teman – teman disini juga sudah sering, melihat, mendengar, membaca dengan mata, hati dan telinga bahwa I N I S I A T I F ini seperti hilang ditelan bumi. Contoh kecil, kalau ada sampah di dekat kita, apa kita akan I N I S I A T I F membuangnya ke tempat sampah dengan sukarela? #nulis enak yakkk? Daleeeeeeeemmmm 

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Dunia anak – anak sungguh dunia yang lucu dan membahagiakan

Sebut saja murid saya FAR, anak pintar, patuh, g neko – neko, hobby baca buku, the best in the class alias jawara no 1 dalam pelajaran
Murid saya yang satu lagi FAL temannya, mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan far.. pintar juga siiiii  , tapi blom bs baca, tulisannya awut – awutan ( yang kadang ga bisa dibaca sendiri) cenderung pembangkang, hobbynya? Buat keributan..
Anehnya???…hmmmmm luar biasa.. mereka bersahabat!
istirahat sering bersama, entah moment apa yang membuat mereka jadi dekat saya kurang tahu pasti..
Suatu saat saya meminta anak –anak membuat sebuah karangan dalam pelajaran bahasa Indonesia dengan tema sahabatku…
Sebagai guru kelas 1 dimana anak – anaknya baru lancar membaca, saya perlu mencontohkan dulu seperti apa karangan sahabatku itu..
Sahabatku
Aku punya sahabat bernama ayu. Aku kenal ayu sudah sejak tk. Aku senang sekali bermain dengannya. Kami biasa bermain sepeda di sore hari..blablabla,,, contoh silahkan kembangkan sendiri
Tiba- tiba.. setelah saya persilahkan anak – anak untuk mengarang, FAR maju ke depan dan bertanya…ibuuuu, sahabat saya FAL, tapi dia bandel, bagaimana buuuu?
Sungguh saya terkejut sekaligus geli, ternyata FAR menyadari juga ya, kalau FAL ituu ‘bandel’ menurut dia.. hehe ada ambiguitas juga dalam dirinya dimana dia harus menerima segala kelebihan dan kekurangan sahabatnya..
Tentu saja sebagai guru saya harus menjawab dan menjelaskan ‘ sebagus’ mungkin..hehe :0
Gpp FAR, tulis saja, apa yang membuat kamu suka dengan FAL, mengapa kamu mau berteman dengannya dan lebih jauh itu, saya mengajak FAR untuk mengajak FAL sahabatnya, mengikuti jejaknya menjadi anak yang baik.. wow jawaban yang sungguh …hehe 
Mau tahu isi karangan FAR… ? ( di kutip langsung dari buku tulis Far )
Fal adalah sahabatku. Fal baik dengan sendirinya pas semester 2 komputer dan Fal bermain. Aku dia merencanakan main matriks dan transformer .. bla bla karangan anak kelas 1 dechh
Bagaiman dengan FAL? Apa yang ditulisnya apa dia juga menganggap FAR sebagai sahabatnya?
Sayangnya FAL karena belum lancar membaca, apalagi menulis belum sempat menyelesaikan karangannya.. hingga suatu saat saya mendapatinya ketika yang lain sedang istirahat, FAL belum bisa istirahat karena belum menyeleseikan tugasnya , sahabatnya, FAR menungguinya.. FAL berkata kpd FAR “kamukan temenku tungguin aku y…” ehemmm..so sweet :0 # guru lebayyy xixixixi
Anak – anak sesuai perkembangan usianya, mengarang diluar dugaan saya.. lebih bagus dari contoh gurunya
Ini karangan raf siswa laki – laki
San adalah sahabatku. Aku senang bermain dengannya. Kadang – kadang aku suka lewat rumahnya. Aku sudah lama tidak bertemu dengannya semenjak tk sampai sd. Waktu itu ternyata endra sekolah di situ, ternyata aku bertemu dengan endra. Tapi waktu dulu endra pendiam sekali, pas endra sudah tidak pendiam, aku bahagia. Aku juga sering kerumahnya.
Lain lagi dengan siswi perempuan, begini karangannya
Aku berteman dengan maz. Aku sangat sayang maz karena baik. Aku suka sekali dia berhati mulia. Aku berteman dengan dia dari tk, aku harap aku mempunyai adik yang berhati mulia seperti maz. Yang aku harap kemanapun aku pergi aku akan selalu ingat mazaya. 

2 Komentar

Filed under Uncategorized